Aya adalah gadis kecil yang terperangkap dalam raga kedewasaan usia. Sanguine Popular yang sensitif dengan karakter melancholic perfectionist.

Ada informasi menarik nih, buat teman-teman yang suka fotonya diedit-edit tapi gak bisa mengedit sendiri pake program photoshop. Naaaaah, ada situs yang namanya http://photofunia.com. Disitu kita bisa mencoba berbagai kreasi photo dengan gaya dan tampilan yang berbeda-beda, lalu setelah merasa cocok, bisa disave deh ke dalam komputer ataupun portable disk lainnya. Nih ada beberapa contoh yang bisa dilihat dari hasil coba-coba aya di situs tersebut. Jangan kelamaan mikir, buruan gih dipraktekin. Cao cao^_^

Theme : Museum (Anda Benar. Aya emang sejenis makhluk langka, perlu dimuseumkan!!)

Theme : Gas Mask Freaks (Iihh…Aya serasa jadi teroris deh! target buruan!!!)

Theme : Meeting (Naaaah, kalo ini sih cucoknya edisi NARCISM;p)

Theme : Three Colours ( Mirip-mirip theme-nya Andy Warhol diphotoshop nih!)

Theme : Warhol (Aya bangeeeeetz!)

Theme : Wall Painting (Permisiiiii….numpang tenar bentar ya pak, bu!)

Theme : Art Painting (Yaaa….speachless dah!)

November 11th, 2008 at 11:58 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

(Private Picture : Me & Lisa feat The Opera House)

Sejak seminggu lalu, setiap kali ngirim atau terima sms, selalu ada muncul pemberitahuan bahwa quota penyimpanan sms dihape telah melebihi 95%. Karena terasa menganggu, maka saya mulai milih-milih sms mana yg harus dilenyapkan dari muka bumi ini. Sepertinya ada ratusan sms, gak tau berapa persisnya. Bahkan sms pertama yg saya terima pada saat saya baru saja membeli hp SE K800ini dua tahun silam (7 November 2006) masih tersimpan smpai sekarang, hiks….terharu.

Dari memilah-milah sms ini, saya baru nyadar kalo ternyata nomer Hp yang pernah saya gunakan lumayan banyak juga. Dan tiap-tiap nomer masih bisa saya ingat kisahnya masing-masing.

Nomer HP pertama:+6281342514257 (2001-Maret 2006)
Masa ini masa kuliahan. Pertama kali punya Hp saat itu Nokia 3315, lalu N3200 dan terakhir N3600. Beli nomer ini karena nomernya cantik bede’. Gampang diingat. Semester demi semester berlalu, Hp ganti beberapa kali tapi nomer tetap setia pada yang satu(*hug myself*).

Nomer Hp kedua: +6281344299199 (Maret 2006 - 16 Juni 2006)
Nomer ini sebenarnya punya adek saya diPapua, tapi karena nomernya cantik, jadi dengan menggunakan alasan “kakak jauh lebih butuh” akhirnya nomer ini berpindah tangan. Nomer pertama diatas mati gara-gara saya lupa register. Lalu nomer ini juga terpaksa saya ganti karena harus kuliah diAustralia. Otomatis terpaksa ganti dengan nomer ostrali dong. Kalo mo maksa pake nomer Indo, bisa juga sih, tapi bayarnya gak kuat, padahal roaming internasionalnya dah diaktifin juga. terpaksa deh, bye nomer cantik, hiks hiks hiks….

Nomer Hp ketiga: +61431419700 (16 Juni 2006 - 29 Desember 2007)
Dilihat dari kode negaranya, jelas ini bukan nomer indonesia. Pertama beli ditemani sama teman Indonesia yang tinggal diSydney. Nama operatornya Optus, kalo diindo yaaaa….mirip-mirip (gaaaaaaaaaaaak!!!) dengan operator Indo yg spoke personnya Indra Bekti ma Sandra Dewi kaleee. Registernya agak-agak ribet, coz mesti pake pasport plus alamat permanen diOstrali. Trus, daftarnya juga mesti kudu menyimak baik-baik apa aja pertnayaan operatornya coz yang melayani pendaftaran kita tuh bukan mesin, tapi orang beneran yang berbahasa Inggris. Nah, buat mereka yang punya masalah dengan pendengaran bahasa inggris, mending minta didaftarin deh. Syukur-syukur dapat operator orang ostrali yang bahasa inggrisnya bulet, kalo dapet orang India (**sambil goyang-goyang kepala**), alamaaaaaaaaak…..yang ada kitanya cuma bisa bilang “Sorry…Say again?!” atau “What…What…What?! (**dengan wajah frustasi**). Nomer ini otomatis terblocked; gak bisa memanggil maupun dipanggil, ketika saya menjejakkan kaki kembali di Indonesia setelah tinggal diluar selama 1.5 tahun.

Nomer Hp keempat: +61424481985 (7 Nov 2006-29 Desember 2007)
Sebenarnya selama diOstrali, satu nomer Hp sudah cukup buat saya. Tapi pada saat beli Hp SE K800i, nomer ini juga turut serta sebagai bonus. Operatornya berbeda dengan nomer saya yang ketiga. Kali ini operatornya Vodaphone. Jarang saya gunakan sih, hanya sekali-kali saja saat credit (voucher pulsa) di nomer ketiga (optus) udah minus. Sama halnya dengan nomer ketiga, nomer inipun otomatis mati begitu saya kembali ke Indonesia.

Nomer Hp kelima: +6281241013382 (Jan-Feb 2008)
Nomer ini saya beli karena suka dengan lima nomer terakhirnya. bulan dan tahunnya mirip dengan ulang tahun saya. bedanya ada pada tanggalnya, saya udah nyari ditoko yang menjual nomer tersebut, tapi nomer yang sama persis dengan ultah saya gak ada. Bukan jodoh kali Ya’. Nomer ini kemudian beralih ke tangan adek saya yang bungsu (**Kakak mendapat balasan karma**), setelah saya gunakan selama satu bulan.

Nomer Hp terakhir: +62813195929** (29 Des 07-sekarang)
Nomer ini adalah nomer yang saya gunakan saat ini. Belinya secara gak sengaja dibandara Sukarono-Hatta Jakarta. Itupun belinya karena gak ada pilihan lain. Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, sesaat setelah menjejakkan kaki kembali ke tanah air, nomer luar saya tiba-tiba terblocked. Gak bisa dipake sama sekali, padahal didalmnya masih ada credit (voucher pulsa) sebesar A$80 yang kalo dirupiahkan jumlahnya sekitar Rp. 640rb (hiks….kembalikan duit rupiahkuuuuuuuuuw!!!). Saat itu saya dilanda kepanikan sebab saya sudah membuat janji dengan beberapa teman yang ada dijakarta untuk bertemu saat saya transit satu jam dibandara Jakarta. Saat kebingungan, tiba-tiba saja datang seorang bapak yang menawarkan jasanya mencarikan nomer hp perdana (lha…kok dia bisa tau kalo saya butuh nomer baru yak?). Saya mengiyakan saja, karena betul-betul butuh saat itu juga. Walaupun harga yang ditawarkan mahal, akhirnya saya beli juga deh. Naaah….gitu deh cerita dibalik nomer-nomer yang pernah saya pake. Maaf nomer terakhir gak saya munculkan utuh, takut tiba-tiba dibanjiri nomer asing yang penasaran apa benar saya pake nomer ini atau gak (hehehe…mendadak kena serangan gila nomer lima: NARSIS abeeeeess….)

November 11th, 2008 at 11:55 pm | Comments & Trackbacks (1) | Permalink

Scan0001_1Temans, Ausaid scholarship baru aja diumumin secara resmi terbuka beberapa hari lalu. Yang pengen bisa kuliah S2/S3 gratis di Australia, buruan gih sebelum aplikasinya ditutup tgl. 5 September 2008. Tiap tahunnya ada 300 beasiswa untuk diperebutkan. Untuk lulus berkas syaratnya mudah kok, IPK min, 2.9, IELTS/TOEFL score min 5/500 (tesnya diambil dalam tahun 2007 ato 2008), dan usia gak lebih dari 42 tahun pada saat mendaftar.

Saya udah pernah merasakan gimana beruntungnya menjadi salah satu penerima beasiswa ini dan menjejakkan kaki dinegeri Kangguru sana selama 1.5 tahun, so….kenapa kalian gak coba? Siapa tahu kalian bisa jadi salah satu diantara 300 awardee berikutnya, yoi gak?

Untuk info lebih lanjut, buruan gih login ke website resmi ADS scholarship at http://www.adsjakarta.or.id/

Good Luck Mates!!!

June 17th, 2008 at 6:47 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

                              

Masih ingat dengan postingan lalu saya tentang "newborn racer"? Disitu saya berjanji akan mengupload gambar motor pilihan saya kan?! Naaaaah….ini deh dia

Proudly i present you, my cute baby in crime

My NEW VEGA R!!!!

Belum bisa dibawa jauh-jauh sih, soalnya STNK plus nomor plat nya juga belom jadi. SIM juga masih ngurus dikampus. Terpaksa deh jalan-jalan ama si baby cuman diseputar kompleks rumah

April 16th, 2008 at 11:50 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Dampak dari merajalelanya peredaran film Fitna oleh Geert Wildert dimedia internet adalah pemblokiran beberapa situs yang menyediakan fitur untuk mengupload video dimaksud. Berita yang dikabarkan via chatt oleh kawan saya Irfan cukup membuat saya kaget, panik bin takjub karena saya memiliki account ditiga dari beberapa website yang diblokir berdasarkan Kepmenkominfo bernomor 84/M.KOMINFO/04/08 itu. Menkominfo Muhammad Nuh menginstruksikan 146 ISP (Internet service provider) dan 30 NAP (network access provider) untuk memblokir situs-situs yang memuat film Fitna. Tindakan drastis ini diambil karena Google tidak mengindahkan permintaan pemerintah untuk menghapus video Fitna dari situsnya. Saya sendiri baru tahu setetlah dikirimkan link pemberitahuan yang dikeluarkan oleh admin Telkomspeedy yang dapat dibaca disini. Menurut saya pribadi, sikap pemerintah terlalu terburu-buru dalam menyikapi permasalahan ini, tanpa ada sosialisasi atau survey pada para blogger, tiba-tiba saja seenaknya meminta pada ISP untuk memblokir situs-situs aktif seperti Youtube, Multiply dan social network Myspace. Meminjam istilah pak Josua M Sinambela, insiden pemblokiran situs2 krusial untuk mengcounter peredaran film Fitna ini sama seperti membunuh seekor nyamuk dengan sebuah bom atom!!! Bukan hanya nyamuknya aja yang tewas, semua makhluk yang hidup disekelilingnya juga ikut tewas, seperti saya sekarang ini yang sudah panik blingsatan gak karu-karuan karena gak bisa ngeblog juga mendownload bahan kuliah via Youtube!! Terpaksa deh, tuk sementara pindah ngeblog dulu ke blogspot dan Wordpress. Ya sudahlah, buat mahasiswaku, sabar-sabar aja ya, nti kita nonton video keperawatan komunitas setelah akses youtube dibuka kembali, ok!

April 7th, 2008 at 11:40 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink
 

Rambut indah tergerai panjang nan sehat adalah dambaan hampir setiap cewek di muka bumi ini. Rambut indah tergerai panjang nan sehat adalah dambaan hampir setiap cewek di muka bumi ini. Cowok pun begitu, akan bangga dengan sendirinya jika memiliki cewek yang memiliki rambut panjang yang bisa dibelai-belain dengan penuh sayang. Namun, gimana ceritanya jika si empunya rambut bosan dan ingin menggunting pendek rambut cantiknya tersebut.

Cerita ini terjadi pada Aya teman saya (I mean, my self!!). Sudah hampir dua tahun, rambut saya tidak pernah diutak-atik oleh hairdresser manapun. Seingat saya, terakhir kali menggunting rambut adalah seminggu sebelum bertolak menuju Sydney, Australia. Selama diSydney, tidak pernah sekalipun saya menggunting rambut dengan alasan KEMAHALAN!!!! Gimana gak mahal, motong rambut biasa aja tanpa dimodelin buat cewek tuh harganya berkisar antar AUS$40 - AUS$60 (atawa = Rp. 320 ribu - Rp. 480 ribu). Selain itu, alasan lainnya, karena disana lebih didominasi hairdresser cowok ketimbang cewek, makanya jadi males. Maklum…akika kan berjilbab boooow^_^

Ok kembali kerambut panjang. Rambut saya panjangnya sudah hampir sepinggang. Mulanya niat saya pengen dipanjangin lagi, tapi berhubung saya orangnya selalu mobile, jadi jarang sekali punya waktu khusus untuk melakukan perawatan rambut. Kesalon aja, paling cuman niatnya untuk gunting rambut thok, itupun setahun sekali, hehehe….. Untungnya rambut saya juga gak nuntut banyak-banyak. Cukup dipakein shampoo yang sama dan dikeringkan dengan cara diangin-anginkan atau digosok handuk (rambut anti hair- drier;), tiga kali seminggu sudah cukup, bikin banyak teman cewek yang ngiri melihat betapa mudahnya saya mengatur “rambut sunsilk” warisan dari ibu saya. Namun, yang menjadi kendala yang merepotkan adalah kulit kepala rambut mudah berkeringat, hingga harus dicuci sehabis melakukan kegiatan seperti bekerja ataupun berolahraga. Masalahnya, karena rambut saya paling anti dipakein hair-drier makanya butuh waktu untuk menjadi kering. Padahal biasanya dalam sehari paling tidak saya punya dua kegiatan ditempat berbeda. Konsekuensinya, terpaksalah rambut saya diikat dan digelung dalam kondisi setengah kering. Hasilnya, kadang kepala terasa berat dan jadi gak nyaman selama beraktifitas.

Dua minggu lalu saat merayakan ultah saya yang ke26 (15 Maret 2008), saya memang sempat menuliskan gunting rambut dalam list “what i want to do on my 26th”. Tapi karena terbentur dengan pekerjaan kantor dan juga kegiatan organisasi, maka baru sekarang keinginan ini bisa kesampaian. Dengan ditemani teman kost saya, Elly (yang sepanjang jalan berulangkali bertanya “are you sure, want to cut your hair? Sayang banget lho Ya’?!”, pergilah kami ke salah satu salon ternama “RH” yang terletak dilantai 2 Mall Panakkukang Makassar.

Disana, saya memilih pelayanan gunting rambut+Hair Spa (anjuran Elly nih…katanya bisa bikin seger kepala coz ada acara mijet-mijet rambut kepala gitu, biar sirkulasi darah cerebral (otak) jadi lebih lancar jeng. Alhamdulillah, saya langsung ditangani oleh seorang hairdresser cewek bukannya “cowok halus” seperti yang kebanyakan terlihat disana. Untungnya lagi ada satu ruangan yang agak pojok, dimana rambut saya bisa digunting tanpa perlu terlihat langsung ke customer lain maupun penunggunya (bukan kenapa-kenapa……saya kan lagi gak make jilbab mbak, mas!!)

Senada dengan pertanyaan Elly, mbak Hairdresser (HD)-nya juga bingung saat saya ditanya mau rambut model gimana. Dengan lugas saya jawab “Rambut model Polwan mbak!!”. “Maksudnya?” Kata mbak HD tadi dengan cepat. “itu lho, polwan….polisi wanita, yang rambutnya cepak, pendek, yang biasa ngatur-ngatur dijalan itu lho, masak gak tau mbak? kata saya menanggapi keheranan mbak HD. Mungkin karena dianggapnya saya keliru menafsirkan model rambut, maka diambilnya buku model rambut terkini dan diperlihatkannya didepan mata saya. Mengerti akan keheranannya, saya pun membalik-balik lembar model rambut tersebut dengan yakin sampai akhirnya saya menemukan model rambut seperti dalam bayangan saya. Kayak gini lho, mbak, model rambut Bob-nya Demi Moore dulu saat main diFilm Ghost. Mbak HD sempat termangu beberapa saat, lalu dengan sigap menjawab. Ok deh, yang seperti ini mbak ya?!. Dengan cekatan, rambut saya mulai digelung lalu diikat dengan penjepit rambut berwarna-warni. Sambil menggunting rambut saya, HDnya bertanya-tanya pertanyaan yang membuat saya tersenyum-senyum karena berhasil membuatnya penasaran. Begini pertanyaannya: “Mbak, pacarnya gak marah kan, rambutnya digunting?” Atau, “jangan-jangan mbak habis putus sama pacar ya?!” Saya yang mendengar pertanyaan2 itu hanya mengulum senyum sambil menggeleng2 tanda jawaban tidak. Lha, rambut-rambut saya sendiri kok, mo motong kok mesti minta persetujuan orang lain. Lagian pacar? Please deh mbak, jaman geneeee….sapa yang butuh pacar, langsung suami aja kaleeeee….. Oia, Lucunya, setiap helai rambut saya yang digunting ditadahnya dengan tangannya yang lain agar tidak jatuh ke lantai, ketika saya tanya kenapa, jawabnya akan dijadikan rambut palsu atau sanggul. Setelah rambut saya selesai dipangkas, saya minta HDnya untuk menahan rambut hasil guntingan tersebut, biar bisa saya dokumentasikan dulu, hehehe…..^_^

Dsc03094

Setelah digunting, rambut saya kemudian dibilas lagi, lalu dioleskan cream berwarna sambil kulit kepala saya dipijat-pijat. Duh rasanya geli campur enak, coba kursi duduk saya ada sandaran tinggi dibelakangnya, mungkin saya sudah jatuh tertidur kaleee;p. Setelah dipijat selama sekitar 10 menit, rambut saya lalu dibungkus dengan handuk hangat dan dibiarkan selama 15 menit. Setelahnya rambut saya dicuci lagi dan dibilas sebagai proses terakhir dari rangkaian hair spa. Untuk finishingnya, rambut saya diblow, biar bervolume kata mbak HDnya. Saat hasil terakhir diperlihatkan pada saya, saya langsung sumringah, karena wjah saya memang sangat cocok dengan model praktis sepeprti ini. Kata mbak HDnya yang tersenyum puas melihat masterpiece karyanya, “mbak jadi kelihatan lebih muda 5 tahun deh, serius!!!” hehehe…… Lain lagi kata Elly (teman kost yang mengantar ke Salon). “Kamu terlihat macho untuk jadi cewek, tapi terlalu cantik untuk jadi cowok” Hehehe…..apapun itu, saya senang kok dengan rambut saya, emang lebih segar dan betul-betul praktis. So, next time gak ada lagi acara rambut basah karena gak sempat ngeringin;p

Buat yang penasaran dengan hasil akhir rambut saya, maaf imagenya tidak bisa saya tampilin, berhubung pake jilbab. Tapi sebagai gambaran, bayangin aja Maia Ahmad menggunakan kaca mata minus 4.5, hehehe…..selamat membayangkan^_^

March 30th, 2008 at 10:20 pm | Comments & Trackbacks (5) | Permalink

Onerepublic_1 I’m holding on your rope,
Got me ten feet off the ground
I’m hearin what you say but I just can’t make a sound
You tell me that you need me
Then you go and cut me down, but wait
You tell me that you’re sorry
Didn’t think I’d turn around, and say…

It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late

I’d take another chance, take a fall
Take a shot for you
And I need you like a heart needs a beat
But it’s nothin new
I loved you with a fire red-
Now it’s turning blue, and you say…
"Sorry" like the angel heaven let me think was you
But I’m afraid…

It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late

Bridge (guitar/piano)

It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late
It’s too late to apologize, yeah
I said it’s too late to apologize, yeah-
I’m holdin on your rope, got me ten feet off the ground…

October 26th, 2007 at 2:00 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink
(Photo: Courtesy of Satya W.)

Buat semua sodara-sodaraku yang merayakan hari fitrah, hari kemenangan:
Taqabballallaahu minna wa minkum Taqabbal ya Kariim.
Maafkan Aya lahir & batin yaaa…
Semoga masih diberi kesempatan bersua kembali dengan Ramadhan berikutnya.

Terima kasih ya Allah, telah engkau ijinkan hamba-Mu ini
merasakan ke-Akbar-an-Mu lebih dari yang biasa kurasakan,
Telah kau beri kesempatan pada hamba-Mu, menjalin silaturrahmi
dengan saudara-saudara seiman di negeri orang,
Indonesia, Malaysia, Lebanese, India, Pakistan, Australia…
no matter where you come from, as long as you are moslem,
we are all brothers & sisters in the name of Allah…

Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu Akbar…Allahu Akbar wa Lillahilham
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1428 H-
October 10th, 2007 at 8:53 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink
Cemburu2 R: Ya’ aku sebel ma cowokku dia kayaknya gak sayang lagi deh ma aku.
A: Gak sayang?! Kok bisa? tau dari mana?
R: Buktinya tadi pas aku jalan bareng ma dia, saat kita papasan ama cewek2 bule dideket kampus UTS, eh..matanya jelalatan lagi nengok2 tuh cewek sexy.
A: Mungkin kenalannya kalee….
R: Bukan Ya’, aku yakin….pasti dia sedang mengagumi kecantikan cewek2 bule itu!
A: Ya kan gak papa kalo cuman mengagumi, yang penting kan dia tetep jalan disamping mbak.
R: Tapi Ya’ sebagai pacar, aku pasti panas lah Ya’. Udah jelas jalan ma aku kok masih ngelirik2 gitu! Itu artinya dia gak ngeliat aku sebagai pacarnya.
A: Panas?! Maksudnya cembokur ya?! ^_^
R: Idih, siapa yang cemburu?! Gak lagi! (Gengsi mode: ON)
A: bener gak cemburu?!
R: Ehmm….iya sih, tapi dikit.
A: Ya tetep aja cemburu tuh namanya mbak^_^
Saat kita menjalin suatu hubungan, baik itu persahabatan, pacaran ataupun didalam kehidupan berumah tangga, pasti ada kalanya rasa cemburu itu ada dan datang dengan sendirinya. Hal itu sah-sah saja asal dalam kadar normal dan tidak berlebihan. Cemburu bisa datang dengan alasan spesifik, namun terkadang juga tanpa alasan yang jelas. Dalam mengekspresikan rasa cemburu ini berbagai respon akan muncul tergantung kondisi psikologis seseorang. Umumnya sebagian besar pasangan akan menjadi mudah marah dan tersinggung, golongan kedua mereka yang diam saja seolah-olah tidak ada masalah (padahal didalam hati panas terbakar dan membara!!!), golongan ketiga adalah mereka yang menanggapinya secara santai dengan mengeluarkan sindiran halus berbentuk joke, dan terakhir golongan yg mungkin paling sedikit persentasenya adalah mereka yang mengkomunikasikan langsung pada pasangannya bahwa mereka cemburu (tapi caranya asertif lho ya, bukannya ngamuk-ngamuk!). Ketika kita merasa cemburu maka dalam hati kita akan terasa sakit karena merasa tersaingi ataupun merasa akan kehilangan akan org yg kita sayangi.
Jika kita menanggapi rasa cemburu ini dengan egoisme yg tinggi maka hubungan itu jelas tidak akan berjalan lama karena sudah menipisnya kepercayaan yg menjadi dasar dari suatu hubungan.
Bukannya cemburu itu tidak boleh, justru cemburu itu perlu karena itu menunjukan bahwa betapa cintanya kita kepada pasangan kita, asalkan cemburu itu berdasarkan rasa kasih sayang dan bukan berdasarkan atas rasa tidak percaya dan curiga yg berlebihan.
Oia, ada satu hal yang menarik dari topik cemburu ini. Dalam hubungan persahabatan antara lawan jenis, terkadang ada seseorang yang ingin membuat temannya cemburu karena ingin melihat respon si temannya ini, apakah cemburu atau tidak jika dia melakukan tindakan tertentu. Taruhlah contoh, semisalnya ada seorang cowok yang sudah lama banget berteman dengan seorang cewek, suatu hari tiba-tiba saja si co ini menyadari kalo dia mulai jatuh cinta pada teman ceweknya ini, namun si co gak tau bagaimana feeling si cewek ini sendiri terhadapnya. Akhirnya dibuatlah skenario untuk mengetahui perasaan sesungguhnya teman ceweknya ini. Si cowok meminta teman ce yg lain untuk jalan bersamanya (baca: memanas-manasi) didepan si ce ini, selain itu dia mulai sering membahas cewek lain didepan teman ceweknya dengan harapan bahwa si ce akan cemburu. Di lain pihak si ce juga sebenarnya dari awal sudah suka dengan co ini, tapi karena ada perasaan malu tuk mengungkapkan disamping si co sendiri memang terkenal populer dimata cewek2 sekelilingnya, akhirnya dipendamlah perasaan ini karena tidak ingin dibilang "terlalu berharap". Kisah ini kemudian diperparah dengan tindakan sang co yg mulai sering membicarakan ttg ce lain didepannya, dan membuat hatinya menjadi pedih namun tidak mampu menyampaikan karena mereka memang belum punya komitmen apa-apa selain sebagai sahabat tempat curhat. Singkat cerita, semenjak itu hubungan keduanya menjadi renggang karena komunikasi yang mulai pudar juga karena cemburu (?) mulai mengusik. Si co sedih mengira sang ce memang sama sekali tidak memiliki feeling apa-apa terhadapnya, disisi lain sang ce merana karena teman co ini mulai jatuh cinta pada ce lain dan melupakannya. Renggang-berpisah-tuk-selamanya. Hmmm….akhir yg menyedihkan!!
Coba kalo mereka mau jujur kacang ijo pada perasaan masing-masing, mungkin kejadiannya gak kayak gini kali ya?! Lagian gak ada salahnya bila salah satu ingin menyampaikan perasaannya kepada yag lain, urusan tolak-menolak kan bisa belakangan dipikirin, yang penting gak-mati- muda-cakep-penasaran!
Didalam suatu hubungan adakalanya dimana kita akan menghadapi rintangan dan ujicoba yg membutuhkan pengorbanan serta kepercayaan yg tulus dari kedua belah pihak. Disaat-saat seperti itu jangan sekali2 utk mencoba mengkhianati melainkan kita harus menghargai dan menjaga kepercayaan yg telah diberikan oleh org yg kita kasihi, karena kepercayaan itu sangat tinggi nilainya dan tidak dapat dihargai dengan materi, hanya rasa sayang dan cinta kasih yg tulus yg dapat membalasnya. Juga jangan pernah memberi peluang kepada pihak ketiga yang semula hanya ingin membantu, namun akhirnya masuk sebagai pihak ketiga yang kemudian memperkeruh hubungan kedua belah pihak.
Bagi teman2 yg sedang menjalin hubungan, baik itu sahabat ataupun kekasih semoga rasa cemburu tidak dijadikan rintangan dan halangan didalam berhubungan melainkan jadikanlah itu sebagai suatu pelajaran utk saling memberikan kepercayaan dan pembuktian rasa sayang dan cinta yg tulus kepada pasangan kita. Dan ingat, jangan coba-coba main api jika tidak ingin terbakar lho ya!
(Building 10 UTS, mengingat cerita seorang teman sebelum married dua minggu yang lalu)
September 5th, 2007 at 4:50 am | Comments & Trackbacks (2) | Permalink

"Aya, dah denger blom kalo Sutiyoso [Jakarta's Governor] digrebek dikamar hotelnya saat nginap disalah satu hotel berbintang diSydney?" Itu cerocosan temanku mas Agung dari Jakarta, saat kami bertelpon-telponan pagi ini. Aku yang sama sekali tidak tahu menahu berita, jadi heran setengah mati. Hah, penggerebekan?!…. kok bisa?![maksudnya kok bisa, aku yang Sydneysider keduluan ama orang Jakarta, hehehe...]

Karena penasaran akhirnya kuGoogle juga informasi tentang peristiwa ini dengan mengetikkan keywords "Sutiyoso sydney". Yup, Ketemu!!

Jadi kronologisnya begini, Sutiyoso yang didampingi istri beserta 6 pejabat dilingkungan Pemprov DKI Jakarta diundang oleh pemerintah New South Wales dalam rangka perbaikan hubungan antar kedua wilayah dan juga dalam rangka perencanaan fostering tata ruang Sydney untuk Jakarta utamanya dalam bidang ekonomi & transportasi. Kunjungan yang sedianya akan berlangsung dari tgl 27-30 May 2007, akhirnya dipersingkat menjadi hanya sampai tgl 29 May saja dikarenakan insiden yang menimpa beliau baru-baru ini.
Baru dua hari Sutiyoso diSydney, tanpa diduga-duga sore hari tgl.29 May, dua orang petugas polisi NSW masuk tanpa appointment ke ruang istirahat beliau sesaat sebelum pertemuan resmi dengan NSW Premier, Moris Iemma digelar. Kedua polisi ini menggunakan master key nyelonong begitu saja sembari langsung menyodorkan surat perintah pemanggilan Sutiyoso untuk mempertanggungjawabkan kasus Balibo lima yang terjadi tahun 1975 lampau. Buat anda yang belum tahu, peristiwa Balibo lima ini terjadi di Balibo, East Timor tanggal 16 Oktober 1975 dimana 5 reporter Australia [Peters, Greg Shackleton, Gary Cunningham, Tony Stewart dan Malcolm Rennie] terbunuh saat sedang menjalankan tugas reportase. Sutiyoso dituduh ikut terlibat dalam kematian kelima warga negara Australia tersebut, dengan memerintahkan tentara dibawah pimpinannya tuk menembak ke-5 orang journalis tersebut demi mencegah tereksposenya kondisi keamanan diEast Timor saat itu. Itu menurut versi dari Deputy NSW Dorelle Pinch yang dirangkum dalam The Daily Telegraph. Pinch menjelaskan bahwa menurut evidence yang ditemukan, Sutiyoso dituduh turut andil dalam "Team Susi" yang disinyalir bertanggungjawab atas kematian journalis2 tersebut. Sutiyoso yang saat itu merasa dirinya tidak sedang dalam kapasitas sebagai mantan petinggi militer dimasa pengamanan wilayah East Timor, tentu saja langsung menolak panggilan Pengadilan NSW tersebut. Beliau berargumen, bahwa walaupun dirinya tahun 1975 memang bertugas disana, tapi beliau tidak pernah memasuki wilayah Balibo apalagi sampai berkonspirasi tuk menawatkan riwayat kelima journalis australia tersebut. Karena merasa tidak bersalah, beliau menolak tuk menandatangani surat perintah pemnaggilan pengadilan tinggi NSW tsb dan malam itu juga terbang kembali ke Jakarta. Akibatnya pertemuan dengan NSW Premiere serta kunjungan ke kedubes RI di Canberra tidak terlaksana.

Sangat disayangkan, mengapa peristiwa ini bisa sampai terjadi. Padahal hukum tertinggi diAustralia jelas-jelas melindungi hak pejabat asing baik fisik maupun nonfisik dari segala bentuk perintah pengadilan terkait dengan masalah domestic. Tentu saja insiden ini berakibat kurang baik bagi hubungan kedua belah pihak. Sebagai konskuensinya pemerintah Australia diminta untuk bertanggung jawab dan mengajukan permohonan maaf secara resmi kepada gubernur Sutiyoso dan pemerintah Indonesia. Hal senada disampaikan oleh Ketua DPR Agung Laksono yang mengatakan tindakan tersebut mengganggu hubungan bilateral kedua negara. Selama ini Australia juga sering dianggap memandang sebelah mata dan tidak memperhitungkan Indonesia. Padahal sebagai tetangga, kedua negara harus saling menjaga hubungan baik. Agung menilai tepat bila pemerintah Indonesia mengajukan nota protes kepada Australia. "Australia harus meminta maaf secara terbuka kepada Indonesia," kata Agung. Beliau menegaskan, jika tidak diprotes secara keras, maka DPR akan melakukan protes dan kecamannya langsung kepada pemerintah Australia. Reaksi keras juga dilayangkan berbagai elemen dan organisasi masyarakat terkait dengan pelecehan yang terjadi pada gubernur DKI Jakarta ini. Pemerintah Australia melalui Dubes Australia untuk Indonesia yang ada diJakarta, pun sebenarnya sudah menunjukkan itikat baik untuk menyelesaikan masalah ini. Terbukti dengan digelarnya pertemuan antara Dubes Australia dengan Menteri Luar Negeri, Hasan Wirajuda, Rabu (30/5), dan rencananya akan dilanjutkan dengan pertemuan dengan Sutiyoso sendiri, dikutip dari berita Antara online.

Hanya sayang, ada satu hal yang Aya sayangkan……yaitu melihat berita di ABC.net dimana ormas pemuda melakukan protes dalam bentuk yel-yel "get out, get out Australia" dan sweeping terhadap warga negara Australia diJakarta. Kalo menurut Aya pribadi sih tindakan seperti itu bisa dikategorikan overreacted, tidak elegant dan menonjolkan emosional belaka. Tindakan seperti ini malah bisa saja akan menambah korban baru dari kedua belah pihak. Pertanyaan Aya nih, Apa mereka2 itu perduli jika puluhan ribu warga negara Indonesia yang ada diAustralia juga diperlakukan sama, disweeping dan dipaksa keluar dari Australia?! NO WAY MANN!!!!
Helloooo….anda-anda yang melakukan sweeping, ATTENTION please!!!…….masalah tidak hanya akan selese dengan cara-cara emosional seperti itu. Perlu pemikiran mendalam serta kepala yang dingin tuk menyelesaikan perseteruan antar kedua belah pihak. Biar kita serahkan masalah ini kepada mereka-mereka yang berwenang tuk menyelesaikan, pasti akan ada jalan keluarnya jika kedua belah pihak memang masing2 berniat baik, insya Allah.
Once again buat para sweeper wannabe, dipikir-pikir lagi dulu kalo mo sweeping. Gak usah repot-repot ngambil alih tugas pak Polisi deh!!!!
May 31st, 2007 at 3:28 am | Comments & Trackbacks (1) | Permalink